Gabung Yuk!
Tabloid PULSA
Postingan yang lainnya :


Software Bajakan. Legal-kah?

Berbicara tentang dunia IT, pasti tidak lepas dari kelegalan perangkat lunak yang digunakan. Perangkat lunak (sofware) bajakan pun dianggap aman dan legal untuk digunakan. Ada dua sisi yang perlu ditinjau untuk penggunakan perangkat lunak tersebut. Legal atau tak legal? Aman atau tak aman? halal atau haram? Tulisan ini. Dan kali ini saya akan mengungkap berdasarkan fakta dan pendapat saya pribadi. Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu keenam

Siapa sih yang gak tahu sistem operasi Windows? sistem operasi ini digunakan hampir di semua jenis laptop yang ada di dunia, terutama di Indonesia. Sistem operasi ini merajai sistem operasi lainnya seperti Linux, OpenBSD, dsb. Bahkan semenjak duduk dibangku sekolah, kita dihadapkan dengan sistem operasi ini. Tahukah anda bahwa sistem operasi windows adalah sistem operasi berbayar yang anda harus membayar terlebih dahulu ketika digunakan?

Contohnya saja, sistem Operasi Windows merupakan salah satu perangkat lunak berbayar. Ketika kita membeli perangkat komputer yang telah include dengan Windows, maka kita secara tak langsung membeli perangkat tersebut plus membeli windowsnya juga. Ketika perangkat komputer tak include windows, kita dengan mudahnya menyuruh orang lain untuk menginstall windows dengan upah sekitar 50rb, padahal kenyataannya sistem operasi ini seharga 500rb keatas. Bagaimana hukumnya?

Rata-rata satu keping cd/dvd original windows 'hanya' dapat diinstall pada satu PC saja. Ketika diinstall ke pc berikutnya, maka dianggap ilegal karena nomor seri tidak boleh sama setiap komputer. Para cracker pun membuat aplikasi untuk 'memaksa' windows untuk menganggap dirinya asli alias original, bahkan ketika windows melakukan pengecekan keaslian via online, tetap dianggap menggunakan original. Secara kasat mata, penggunaan aplikasi crack (activator) dari para cracker adalah tindakan ilegal. Timbullah pertanyaan, mengapa windows tidak memproteksi dirinya sendiri agar crack tidak dapat menembus sistem operasinya? Dengan kekayaan yang berllimpah mengapa tidak memanfaatkan tenaga profesional untuk melindungi dirinya dari tindakan para cracker ini? Yah, lagi2 karena trik politik.

Coba bayangkan, bagaimana jika orang tidak dapat melakukan tindakan crack? Tentu saja, para konsumen akan beralih ke sistem operasi lain, sehingga mendorong para developer pembuat aplikasi utuk membuat aplikasi ke sistem operasi lain tersebut. Tentunya developer aplikasi membuat aplikasi untuk sistem operasi yang banyak digunakan. Dengan demikian, keuntungan developer bertambah dan disisi lain, windows semakin digemari (dengan banyaknya aplikasi yang mendukung) yang mendorong orang-orang yang kaya mampu membeli sistem operasi windows. Jadi sama-sama untung kan?

Tidak bisa dipungkiri bahwa komputer/laptop kita yang terinstall windows 'bersih' dari program bajakan. Teman-teman pasti lebih memilih Microsoft Windows daripada OpenOffice, lebih memilih Nero Burning Studio daripada ImgBurn, lebih memilih Winrar daripada 7Zip. Tidak bisa dipungkiri juga, bahwa yang berbayar lebih baik daripada yang gratis, tapi tidak semua yang gratis buruk dari yang berbayar. Bisa baca postingan saya sebelumnya. Satu hal lagi, bahwa kebiasaan adalah yang paling penting. Ketika kita terbiasa menggunakan aplikasi yang gratis mungkin kita akan memilih aplikasi gratis daripada yang berbayar (bajakan).

 Semuanya kembali kepada diri sendiri. Ketika kita memiliki kemampuan untuk membeli yang asli mengapa tidak? menurut pendapat saya, tak patut juga kita disalahkan atas software bajakan yang kita gunakan (ups, bukan pembenaran atas kesalahan ya..) tapi celah keamanan yang diberikan oleh developer perangkat lunak seolah-olah 'mengizinkan' kita untuk melakukan tindakan cracker.

Bagaimana menurut pendapat anda sendiri?



My First Love, Beginikah Rasanya Cinta?


Tema kali ini untuk 8 minggu ngeblog sangat menarik, yaitu cinta pertama atau bahasa kerennya first love. Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kelima
 
Apakah itu cinta? Saya yakin pasti kita semua sudah bosan dengan pertanyaan tersebut. Waktu saya kecil, cinta saya artikan wujud kasih sayang kepada orang yang kita sayangi baik itu berupa perhatian yang lebih ataupun perlakuan yang istimewa untuk orang yang memberikan hal yang sama ke kita. Seiring berjalannya waktu, cinta pun dapat saya maknai dan saya rasakan, bahwa beginilah rasanya cinta :XD wow, its my first love.

Setinggi-tingginya cinta kita terhadap seseorang, tentu lebih tinggi cinta kita terhadap yang Maha Kuasa. Sungguh besarnya kekuasaanNya sehingga kita sebagai manusia diberikan rasa cinta terhadap dua insan. Kita pun terlahir dari orang tua yang keduanya memiliki cinta. Kata Radja Band dalam lagunya berjudul Aku ada Karena Kau Ada, bahwa Cinta adalah anugerah yang Kuasa.



Serba Serbi Warna Biru: My Favorite Color

Kali ini, tema yang diangkat pada postingan ini yaitu berhubungan dengan Warna. Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu keempat

Setiap orang memiliki warna favorit sendiri, saya sendiri menyukai warna biru. Ya, mungkin banyak diantara kita yang menyenangi warna ini. Apalagi survey membuktikan bahwa 80% warga Amerika menyukai warna biru (mungkinkah saya warga amerika? Haha..). Walaupun banyak orang yang menyukai warna lain selain warna biru, tetapi warna biru merupakan warna universal yang jarang orang lain tidak suka karena banyak elemen alam yang berwarna biru. Warna bumi tempat kita tinggal saja berwarna biru. Begitupula dengan warna lautan yang identik dengan warna biru.

Penyuka warna biru adalah adalah sosok penyayang dan berjiwa bebas.
Warna ternyata dapat menggambarkan watak seseorang. Setiap warna memiliki aura sehingga setiap orang memiliki warna favoritnya masing2. Warna biru ternyata menggambarkan sosok penyayang dan berjiwa bebas. Mereka percaya bahwa kecantikan dari dalam dirilah yang membuat mereka cantik seutuhnya. Penyuka warna biru biasanya termasuk tipe pemurung, selalu menyenangkan dan selalu bertindak pasif dalam segala hal. Selalu mengharapkan kedamaian dan ketenangan. Kamu memiliki kesulitan dalam pergaulan. Demikian pula dalam bercinta karena kamu sering sekali menyembunyikan perasaan. Sepertinya memang mirip dengan watak dan karakterku, terutama saya agak sulit dalam pergaulan (agak pemalu, tapi kalau sudah kenal dengan saya, wah... mungkin saya paling cerewet.. hahaha) dan dalam hubungan percintaan memang lebih suka menyembunyikan perasaan daripada di umbar2 kan nanti jadi fitnah.. Hahaa.. #alasan. Oh, ya untuk watak dan karakter dengan warna lain bisa dilihat disini dan disini.



Ibuku Adalah Inspirasiku

Menjelang hari Kartini, kaum perempuan kini menjadi bahan pembicaraan hangat di dunia nyata ataupun dunia online. Berbagai macam perlombaan menulis yang menyangkut ibunda Kartini pun diadakan untuk mengenang jasa2 beliau. Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu ketiga yang mengangkat tema "Perempuan Inspirasiku".

Dalam tulisan saya ini, saya mengangkat Ibu sebagai perepuan yang penuh inspirasi untuk setiap orang. Ibu adalah wanita yang jelas menginspirasi kita semua. Kita tidak akan hidup di dunia ini tanpa kehadiran beliau.

Dalam riwayat dikatakan bahwa surga berada di telapak kaki ibu. Sungguh begitu mulianya seorang ibu. Entah gelar apa yang layak untuk disandangnya. Gelar seperti pahwalawan, pejuang, atau gelar heboh yang lainnya, tidak sebanding dengan perjuangannya yang didedikasikan untuk mendidik dan merawat anak-anaknya, tanpa mengenal lelah serta penuh dengan keikhlasan dan kasih sayang.

Mengapa ibu menjadi perempuan yang penuh inspirasi? Berikut fakta-fakta mengenai Ibu.  

Ibu adalah perempuan "kuat" yang dapat memikul "beban" yang berat
Kita semua pasti tahu bahwa kita dilahirkan didalam perut ibu selama sekitar sembilan bulan. Tidakkah kita berfikir bahwa selama sembilan bulan itu, ibu membawa kita tanpa mengenal rasa lelah. Seiring bertambahnya bulan, perut ibu semakin membesar dan semakin membuat ibu kita kesulitan bergerak dan beraktifitas. Inilah karunia Allah yang memberikan fitrah kepada ibu berupa kasih sayang, sehingga beliau dapat memikul beban kita.

Ibu merupakan sumber kehidupan
Ketika kita masih janin, maka tak ada yang bisa kita makan kecuali makanan yang dimakan dari ibu. Sehingga untuk tetap hidup, kita sangat bergantung terhadap ibu. Oleh karena itu, ketika ibu sakit, maka kita ikut sakit, begitupula ketika ibu sehat maka kita juga akan sehat. Oleh karena itu, tidak ada ibu maka kita pun tak ada.



Berburu Kuliner di Makassar

Ketika mendengar kata "rasa lokal" (local flavour), pasti saya ingat dengan hal-hal yang berbau masakan. Mungkin karena kata "rasa" itu yang membuat saya memikirkan soal makanan. Oleh karena itu, kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai makanan khas yang ada di daerahku, Makassar. Oke, Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua.

Saya adalah anak yang terlahir dari seorang bapak dan ibu yang sama-sama berasal dari Makassar sehingga makassar merupakan kota tempat tinggal saya selama menjalani hidup. Makassar sendiri banyak memiliki makanan khas, diantaranya yaitu :

1. Coto Makassar 

Coto Makassar

Siapa sih yang gak kenal dengan coto makassar? coto atau soto yang berasal dari Makassar ini memiliki citarasa yang khas. Coto ini seperti soto pada umumnya, tetapi disini menggunakan daging dan jeroan sapi. Bukan hanya itu, temanku juga pernah berkreasi dengan coto yaitu mengganti bahan utamanya dari sapi menjadi ayam (Coto Ayam) sehingga bagi yang gak suka makan dagig sapi, daging ayampun bisa menjadi pilihan. Coto ini sangat enak dimakan dengan ketupat/nasi. Di Makassar sendiri, kuliner coto yang cukup terkenal yaitu Coto Paraikatte, Coto Dewi, dan Coto Daeng. Coto bagadang di samping rumahku juga enak lo..



Flyover, Kantor, dan Rumahku

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri kembali mengadakan ajang yang keren, 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, yang dimana ajang tersebut memacu kita, para blogger, untuk kembali semangat menulis di blog setiap minggunya selama 8 minggu. Tiap minggu, Angingmammiri membuat tema khusus sebagai acuan penulisan di blog. Yah, saya sangat excited dengan ajang ini, karena dengan adanya tema, maka penulisan di blog akan terarah dan secara tidak langsung, blog ini akan senantiasa terupdate dari minggu-keminggu. Bukan cuma memacu semangat aja, ada pula hadiah yang ditawarkan untuk para pemenang yang telah memenuhi kriteria dan kualifikasi yang dinilai langsung oleh juri. Wow. Oleh karena itu, untuk kali ini, saya nyatakan tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu pertama. Kali ini saya akan bercerita tentang sekitar rumahku, yakni Flyover, Kantor, dan Rumahku.

Yah, sampai saat ini saya masih menetap di kediaman orang tua saya, tepatnya di Jl. Urip Sumoharjo Km. 4 Makassar. Rumahku ini (baca: rumah orang tua) berlokasi di tempat yang sangat strategis, dimana merupakan jalan raya poros. Berbagai jenis angkutan umum lalu lalang di jalan ini. Disamping itu, jalanan ini merupakan lokasi didirikannya Kantor Kejaksaan Tinggi Sul-Sel (Kejati), Sekolah dan Universitas ("45" dan UMI), Kantor Smartfren, Gedung Graha Pena (Grapari Telkomsel, STIMED Nusa Palapa, dan sebagainya), ATM Center, Masjid, dan tentunya jalan layang satu-satunya yang ada di kota Makassar, Flyover. Karena banyaknya bangunan, tak heran beberapa kenalan baru saya sempat tak percaya kalau saya tinggal diwilayah ini, karena secara umum, tempat ini tidak dikenal sebagai tempat pemukiman.

 Penampakan rumahku dilihat dari Google Maps (2013)

Mungkin saya akan banyak bercerita tentang sejarah lokasi di sekitar rumahku ini. Daerah yang dulunya asri ini (sebelum dibangun flyover dan gedung Graha Pena) sekarang menjadi kurang asri lagi. Pohon-pohon besar kini tak ada lagi, sehingga kurang memberikan kesejukan. Ditambah pekaranganku yang dulunya taman yang ditumbuhi pohon jambu dan delima pun akhirnya lenyap karena pelebaran jalan flyover. Tetapi ada satu hal yang tak berubah, yaitu tidak terjadinya banjir di sekitar rumahku. Alhamdulillah di daerah sini tidak pernah terngenang air jika jika hujan deras. Selokan yang dulunya cukup besar, kini diganti dengan gorong-gorong yang sama-sama dapat diandalkan untuk menampung air agar daerah daratannya tidak tergenang air.



Yamaha, Untuk Pemula dan Profesional

Yamaha, semakin didepan dan semakin tak terdandingi! Yah, siapa yang tak tahu tag line Yamaha? Tag line itu benar-benar melekat pada sepeda motor yang keren ini. Bayangkan saja, setiap periode, Yamaha selalu membuat inovasi yang tiada henti sehingga tag line nya sangat cocok untuk sepeda motor ini.

Jujur, saya sendiri memiliki sepeda motor perdana bukan dari produk Yamaha. Ini karena sepeda motor perdana merupakan hadiah dari kedua orang tua saya, sehingga saya tak punya kesempatan untuk memilih-milih. Apalagi waktu itu saya tak tahu betul urusan otomotif terutama dengan hal yang berhubungan dengan sepeda motor (maklum, bisa mengendarai motor pun saya bisa waktu umur sekitar 19 tahun :D). Seiring berjalannya waktu, adik saya ingin memiliki sepeda motor. Tak tanggung-tanggung, Yamaha merupakan pilihan utama. Pilihan jatuh pada Yamaha MIO J dengan alasan sepeda motor matic dengan desain yang keren dan tentu dengan keunggulan lainnya, yaitu cepat dan canggih. Disinilah saya pertama kali mengenal dan menggunakan sepeda motor Yamaha dan berikut pengalaman saya menggunakan MIO J sebagai salah satu produk dari Yamaha.

Pemula dan Profesional?  Pakai Yamaha!



 Yamaha MIO J Red, Sepeda Motor Adikku, Ivha

Sebagai contoh, Yamaha MIO J adalah sepeda motor Yamaha pertama di keluargaku. Sepeda motor itu untuk adikku sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke-17 tahun. Faktanya, adikku belum pernah mengendarai sepeda motor, sehingga Yamaha MIO J adalah motor pertamanya yang dipakai dan dipelajari. Baru sekali dua kali mengendarainya, ternyata adikku bisa mengendarai sepeda motor ini. Bahkan sangat mahir menggunakan sepeda motor ini dalam waktu beberapa minggu saja, apalagi dia seorang cewek yang baru saja berumur 17 tahun.



Ngobrolin Android Bersama Komunitas Blogger Angingmammiri dan Android Makassar



Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa di Makassar ada sebuah komunitas blogger, komunitas yang terkeren yang pernah saya ikuti, Komunitas Blogger Angingmammiri. Setiap bulan di minggu ketiga, komunitas ini ngadain acara Tudang Sipulung yang merupakan pertemuan sesama blogger makassar untuk sharing pendapat mengenai topik yang lagi ngetrend. Topik yang dipilih juga unik-unik, itulah mengapa komunitas ini bener2 beda dengan komunitas yang lain. Setiap bulan, Angingmammiri mampu mendatangkan pembicara yang bener2 bergelut dengan topik yang diangkat. Untuk bulan ini, Angingmammiri ngangkat tema "Ngobrol Soal Android" yang menghadirkan komunitas Android Makassar sebagai pembicara.

Saya kembali mengajak sahabat saya, Zhaly dan Gunawan untuk beramai-ramai menghadiri tudang sipulung ini. Tapi sayang, karena Zhaly kecapean habis dari ngurus persiapan sidang skripsinya, jadi hanya Gun yang bisa saya ajak. Saya dan Gun berangkat ke Cafe Baca tepat tanggal 22 Februari 2013 sekitar pukul 20.00. Ternyata disana saya bertemu dengan beberapa junior saya di Teknik Informatika, Arhii, Alifka, dan Ukie yang memang mereka memiliki skill di bidang oprek Android. Kerena sesi perkenalan wajib menyebukan kita berasal dari komunitas mana, maka kami berlima menobatkan diri berasal dari komunitas Android UIN Alauddin Makassar yang memang komunitas ini terbentuk di UIN semenjak beberapa bulan yang lalu.