.

Thursday, May 27, 2010

Cara Mendaftar di PeopleString

PeopleString (http://peoplestring.com/?u=arief_spekta) merupakan layanan jejaring sosial seperti halnya Facebook. Jejaring sosial yang berkembang sangat pesat ini ternyata membagikan 70% pendapatan iklan mereka yang ditafsir mencapai 600 juta dollar setahun kepada para membernya. Oleh karena itu selain kita bisa terhubung dengan teman-teman dunia maya, kita juga dapat menghasilkan uang sendiri dalam bentuk dollar (US$) dan dapat dicairkan melalui ATM Lokal di Indonesia. Tetapi ada satu hal yang masih belum dipahami yaitu cara pendaftaran di PeopleString ini.

Ingat, pendaftaran sifatnya GRATIS. Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk mendaftar di jejaring sosial ini. Sambil berteman, sambil meraup dollar :)

1. Masuk ke alamat PeopleString, dapat melalu refeal saya (sangat disarankan) di : http://peoplestring.com/?=arief_spekta setelah itu klik SignUp Now


2. Ketik Username yang ingin anda pakai. Contohnya : bachtiar77

Lalu klik Check Availability

3. Klik SignUp



4. Isi sesuai dengan contoh dibawah,dengan data - data pribadi anda
harus valid karena kalau tidak peoplestring tidak akan membayar anda



5.Silahkan cek email anda,dalam contoh disini saya mengunakan email & username seperti dibawah ini :



6. Klik email masuk seperti dibawah ini :



7.Kemudian klik link konfirmasi yang didalam kotak dibawah ini :



8.Konfirmasi selesai,silahkan login dengan username & password yang anda buat


Share:

Sunday, April 18, 2010

'Pengemis' di Mall?

Akhir-akhir ini, sudah banyak pengemis yang meminta-minta di jalanan yang selalu dapat merenggut rasa iba. Oleh karena itu tak kurang juga orang yang merasa kasihan untuk memberikannya sedikit sedekah kepada mereka. Walau pemerintah telah melarang memberikan sedekah ke pengemis di jalan (kecuali di tempat ibadah), sebagai umat manusia yang mempunyai jiwa manusiawi tentu tidak akan tega. Apalagi yang mengemis anak di bawah umur atau orang di usia lanjut.

Lalu bagaimana dengan 'mengemis' di Mall? 'Pengemis' dalam tanda kutip bukan hanya seperti yang sekarang kita lihat. Bukan cuma yang berpakaian compang camping dan wajah, rambut, serta kulit yang tidak terurus, ada juga pengemis yang sangat berpakaian pantas dan terlihat seperti orang biasa. Itulah yang disebut sebagai 'Pengemis' Mall.

'Pengemis' Mall sekarang sudah merajalela. Bukan cuma di Mall, tapi di tempat keramaian juga kadang ditemui pengemis dengan spesies ini. 'Pengemis' ini mempunyai teknik mengemis yang sangat jitu. Bagi orang Awam mungkin akan terkecoh, tetapi tidak bagi orang yang telah terbiasa dengan teknik yang digunakan.

Saya dan Kakak saya telah menjadi korban dari si 'Pengemis' Mall. Ini terjadi di kota saya tepat di Mall yang cukup trend di Makassar. Berikut adalah teknik mengemis ala 'Pengemis' Mall :
Pengemis : Mbak, Mbak..!
Korban : Iya?
Pengemis : Bisa bantu saya nggak?
Korban : Iya, Ada apa?
Pengemis : Saya ditinggalkan oleh teman saya disini (Mall). Lalu saya tidak punya uang untuk pulang ke rumah.
Korban : Rumah anda dimana?
Pengemis : Rumah saja jauh, di Takalar. Kalo bisa saya minta uang transport saja untuk pulang ke rumah.
Korban : Berapa yang Anda butuhkan?
Pengemis : Rp. 10.000 saja sudah cukup
Korban : Bukannya kalau ketakalar hanya menghabiskan Rp. 9.000 dari sini?
Pengemis : Saya sebenarnya tidak mau mengemis seperti ini. Tapi apa boleh buat, sekarang saya tidak bisa pulang karena tidak punya uang transportasi.
Korban : (Dengan rasa iba memberi uang Rp. 10.000) Ini, silahkan ambil, tolong digunakan sebaik-baiknya
Pengemis : Terima kasih banyak. Tapi sepertinya uangnya kurang. Karena rumah saya sangat jauh, bisakah anda memberikan saya uang lagi untuk beli minuman? (Dengan mata yang berkaca-kaca dan muka yang sangat murung)
Korban : (Kembali iba) Ini saya tambah Rp. 10.000 lagi. Semoga bisa selamat sampai di tujuan.

Itulah penggalan kalimat yang diucapkan oleh si 'Pengemis' Mall terhadap Kakakku di Mall yang cukup terkenal di Makassar. Pertama kakak saya memberi uang kepada si 'Pengemis' di Mall, kemudian keesokan harinya, kakak saya kembali jalan-jalan di Mall yang berbeda. Dan ternyata kakakku bertemu lagi dengan 'Pengemis' yang sama. Ini membuktikan bahwa 'Pengemis' itu adalah penipu. Mereka menggunakan jurus andalannya untuk mencari titik kelemahan manusia yaitu rasa kasihan. Oleh karena itu, ketika anda mendapat hal yang serupa, jangan mudah percaya. Perhatikan seksama setiap katanya. Biasanya telah tersusun rapi. Perhatikan baik-baik mimik mukanya dan kalau perlu bawa dia ke pos polisi untuk ditindaklanjuti sebagai orang hilang atau mengantarnya pulang sampai ke rumah. Jika dia tidak mau dan terang-terangan menolak lalu pergi, maka sangat bisa dipastikan kalau dia adalah 'Pengemis' Mall dengan teknik penipuan yang jitu.

Dijaman sekarang, untuk mencari uang sangatlah susah, bahkan menjual ke-pede-an meminta secara langsung dan menunjukkan jurus-jurusnya. Sebagai seorang manusia, tentu rasa iba tidak dapat dipungkiri. Tapi tetap berfikir kedepan kalau saya memberikan uang kepada 'pengemis' ini, maka saya mengajak si 'pengemis' ini untuk bermalas-malasan mencari uang dengan jalan yang halal dan lebih di ridhoi oleh Allah SWT.
Share:

Friday, April 9, 2010

Tragedi Hilangnya Sendal Jepit di Mesjid

Masjid merupakan tempat ibadah khusus untuk umat yang beragama Islam. Sekalipun begitu, tak banyak dia diantara kita yang mengalami peristiwa-peristiwa tragis, salah satunya yaitu kehilangan sendal. Sendal merupakan 'barang penting' yang sangat diincar bagi si pencurinya. Entah karena sendal si pencuri yang putus jadi mereka mengambil sendal orang lain, atau hanya melihat sendal kita yang wah..


Sambil duduk nge-browsing, tiba-tiba saya dibawa ke situs yang dimana dibahas tentang tragedi hilangnya sendal di Mesjid. Saya sempat tertawa kecut ketika hal itu dibahas, karena saya pernah mengalaminya. Sekitar 5 tahun silam, ketika saya selesai melakukan ibadah shalat tarawih, saya kehilangan sendal. Hilanngnya sendal saya di Mesjid membuat saya sangat shok. Apalagi jarak dari mesjid ke rumah sangatlah jauh. Karena waktu itu masih kecil dan agak 'nakal', dengan perasaan menyesal, saya akhirnya memakai sendal orang lain untuk dipakai pulang ke rumah.

Perasaan saya tidak karuan karena saya melakukan tindakan yang dibenci Allah, yaitu mencuri. Oleh karena itu, keesokan harinya, sendal yang saya curi saya bungkus dengan kantong plastik dan berniat mengembalikannya di tempat semula. Ketika saya meletakkan sendal tersebut di tempat asalnya, saya terhentak kaget karena saya melihat sendal saya tertata rapi di dekat tempat saya menaruh sendal curian tersebut. Saya kemudian berfikir bahwa ketika kita menyesali sebuah tindakan yang buruk kemudian berusaha membaikkan keadaan, maka keadialan itu pasti akan ada. Pada akhirnya sendal saya telah kembali :)

Bagi teman-teman yang sering kehilangan sendal di mesjid, berikut salah satu tips nya :
Kalau ke Mesjid, biasakan letakkan sendal/alas kaki anda secara terpisah, jadi tidak berpasangan (misalnya yang kanan dan kiri ditaruh terpisah dengan jarak sekitar 5 meter, atau sembunyikan salah satunya), Insya Allah tidak akan tertukar, ataupun diambil oleh tangan-tangan jahil (karena meskipun bagus tapi kalau tidak sepasang tidak ada nilai jualnya)


Ada yang punya tips yang lain?
Share:

Friday, March 12, 2010

Mengamankan Facebook dari KeyLogger (Simple Tips)

Hari gini anda tidak mengenal Facebook? Ya, Facebook sekarang seolah-olah telah menjadi kebutuhan primer bagi setiap manusia, tidak peduli berapapun umur anda dan apapun profesi anda, facebook tetap dinobatkan sebagai kebutuhan yang tak boleh dipisahkan dari aktivitas manusia.

Awalnya FB (Facebook) hanyalah sebuah jejaring sosial biasa, tetapi ketika aplikasi poker dan zynga merajalela sebagai aplikasi game online addons dari FB, Facebook semakin tidak aman dikarenakan chip dari aplikasi game online tersebut dapat menjelma menjadi uang yang mengakibatkan banyak orang mencuri akun FB seseorang dan mengirim chipnya ke akun si pencuri. Bukan cuma akun yang bermain poker di FB saja yang dicuri, orang yang tidak berdosa pun menjadi sasaran.

Warnet merupakan tempat dimana akun FB kita mudah diketahui hanya dengan memasang program yang bernama KeyLogger yang dapat merekam username dan password yang anda ketikkan di FB. Mungkin bisa diatasi melalui Virtual Keyboardnya si Windows, tapi langkah itu sangatlah ribet. Tapi terkadang keylogger pun dapat menembusnya. Berikut adalah tips yang mungkin berguna buat anda dalam melindungi akun Facebook.

Caranya dengan merubah password FB anda dengan tulisan traditional (huruf non-latin seperti huruf jepang, korea, thailand, india) karena KeyLogger tidak mampu merekam kata multibahasa.

Berikut Langkah-langkahnya :
1. Login Facebook kemudian pilih Pengaturan Privasi untuk merubah password FB
2. Di sini kuncinya, buka Mozilla Firefox lalu masuk ke translate.google.com
3. Silahkan translate kata sandi anda dari bahasa indonesia ke bahasa jepang, korea, thailand, india (atau bahasa cacing lainnya :) ) hasil tulisannya kemudian akan dijadikan password atau kata sandi di FB kita.
4. Di sini keylogger yang akan menyimpan dan merekam aktivitas keyboard maupun Visual Keyboard kita tetapi KeyLogger belum mampu menerjemahkan kata sandi dari Facebook yang udah bisa multi bahasa dunia ini.
5. Cukup simple kan? Cuma dengan mengganti password FB kita dengan tulisan negara lain yang unik yg untuk saat ini KeyLoggernya belum mampu merekamnya.

Siap untuk proteksi FB anda? Lakukan segera jika anda menyimpan banyak rahasia di FB. CMIIW....


Disadur dari forum Indowebster dengan berbagai perubahan
Share:

Sunday, March 7, 2010

MUGI Makassar Akhirnya Mengadakan Seminar di Makassar

CMIIW, Microsoft User Group Indonesia (MUGI) Makassar akhirnya menyelenggarakan seminar pertamanya di Makassar. Semiar yng bertemakan Microsoft Technology Update dilaksanakan di Gedung Juang 45 Makassar, Jln. Sultan Alauddin, pada hari Sabtu, tanggal 6 Maret 2010, mulai pukul 08.30 s.d. selesai (07.30 registrasi). Biaya tiketnya sebesar Rp. 50.000. Karena menurut saya agak kemahalan apalagi saya adalah orang yang kehidupannya sederhana sehingga saya merasa ragu untuk membeli tiketnya. Tapi, saya kemudian berpikir kalau seminar ini mungkin sangat berguna bagi saya. Apalagi saya kuliah di UIN Alauddin Makassar sebagai anak Teknik Informatika, tidak mungkin saya menyia-nyiakan kesempatan mengetahui teknologi update seputar Microsoft.

Atas kebaikan dan kepercayaan kedua orang tua, saya akhirnya dapat membeli tiket tersebut. Saya akhirnya dapat mengikuti seminar tersebut. Sungguh tidak ada penyesalan dalam mengikuti seminar ini. Seminar ini ternyata sangat saya suka. Apalagi Door Prize yang ditawarkan sangatlah menggiurkan.

Tepat jam 08.30 saya sampai di sana (maklum, katanya orang Indonesia sering ngaret :) ). Saya akhirnya tidak mendapatkan CD, CD Windows Visual Studio gratis yang dibagikan cuma-cuma karena stoknya terbatas. Tapi semua terobati ketika sang pembicara dan pemateri menyampaikan materinya dengan sangat fantastik. Apalagi Snack, Lunch, dan sertifikat juga tersedia cuma-cuma.

Sampai tiba saatnya pengundian doorprize yang berhak mendapatkan DVD Original Windows 7 Retail. Ternyata yang mendapatkan doorprizenya adalah siswa SMK 2 Makassar. Mungkin bukan rejeki. Padahal DVD itu yang saya tunggu-tunggu. Saya ingin menggunakan produk Asli Microsoft tapi apa daya, saya tak mampu. Ya sudahlah. Mungkin hanya Linux dan Hackintosh yang asli yang bisa bertengger di laptopku ini.
Share:

Navigasi Blog

Buka Semua | Tutup Semua

Recent Posts

Definition List

buah artikel telah ditulis
buah komentar masuk

pengunjung online.