Sholat dan Tadarrusan Semakin Lancar
Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Ibadah di Bulan Ramadhan, Allah SWT lipat Gandakan menjadi 700 kali lipat, Subhanallah. Sehingga sholat dan tadarrusan kian semakin lancar demi mendapatkan ridho Allah SWT. Coba bayangkan, ketika dalam hidup ini tak ada bulan yang istimewa ini? Tentu saja tidak ada lagi evaluasi diri. Yang sering meninggalkan sholat, semakin tidak memperdulikan sholat. Yang dulunya jarang tadarrusan, semakin lama tak menyentuh Al-Quran lagi. Naudzubillah. Semoga kita semua menjadi orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepadaNya. Aamiin.
Masjid vs Mall
Entah, mungkin hanya di Indonesia atau bahkan di wilayahku saja, setiap waktu sholat, jumlah jamaah di masjid berkali lipat jumlahnya. Terutama disaat waktu taraweh yang kadang memenuhi ruang kosong di masjid. Bukan hanya itu saja, tradisi petasan juga menjadi booming kembali di kalangan anak-anak. Keramaian masjid ini kadang berlangsung hanya di awal2 ramadhan saja. Di akhir ramadhan, giliran swalayan, mall, ataupun pusat perbelanjaan yang menjadi ramai karena masyarakat mengejar pakaian yang diskonnya menggila untuk digunakan di hari raya nanti. Lihat saja, sandal yang saya beli bahkan diskonnya “aneh”. Walaupan saya tahu trik marketing mereka, yang menaikkan harga barang dagangannya kemudian di diskon sampai didapat harga normal barang tersebut :D
Pedagang yang Kian Banyak
Ketika waktu berbuka hamper tiba, pinggir2 jalan kerap ramai. Ini karena banyaknya pedagang yang menjual barang dagangan mereka. Kebanyakan berdagang es buah dan kue-kue manis. Ada juga yang menjual pakaian muslim, kaset cd/dvd lagu islamiah, sejadah, dan barang-barang islamiyah yang lainnya. Banyaknya sesuatu yanng dapat dijual, mendorong terbentuknya usaha kecil sehingga kesejahteraan masyarakat bisa dikatakan meningkat walaupun seiring juga meningkatnya harga kebutuhan pokok.
Mempererat tali silaturahmi.
Ramadhan bukan hanya memperkuat hubungan manusia dengan Sang Pencipta, Allah SWT, tetapi juga dapat mempererat tali silaturahmi antar muslim.

0 comments:
Post a Comment
Ada yang mau berkomentar ???
Berkomentarlah, Sebelum Berkomentar Itu Dilarang